Thursday, 15 February 2018

Read this well

read this well all of you (seems like Maleficent's words)
before we graduate together from the same almamatre
i just want to tell you.. few words 
that were never be outspoken
in front of you

in my silence
i watch, i recognize, til i know you're my family here.. in our new world
all of us, belong together in the same bond, eventhough few didn't want to be 
later i realize, that our decision here is worth
eventhough it happens accidentaly
and i learn 
that our steps here are new ways for our descendants
our adventures here mark important histories
our hurdles here equal lessons

in my silence
in the days i stood apart, far away from you did
i did nothing, but smiled
enjoyed your games, laughs, quarrels, and cries
and filled my memories with stories of us..
that i hope they will not fade away

in my silence
as long as we are together
doing all adventures 
and preparing for what's to cone
there's something i could not find it before
filled the whole of my heart
with warmth and joyfulness
when i watch all of you

i'm sorry for have less contacts on you
for being silent and unpredictable
for being so concious
for sometimes being remain apart
for seldom give my words for all you
because i just want you to know
that love should be spoken.. does not work on me

#forAtmosfer

Sunday, 10 December 2017

Meet the Spirit of ATMOSFER

Yeah, you've known that i wrote a history about
ATMOSFER
Now, let's have some "Meet & Greet"
With my family at school
the ones that i've spent time for 3 years
the ones that always cheer my days up
with laughs and tears, with deals and quarrels
the stormiest class in this senior high school
(but i would rather to say it as the most excited)
the SPIRIT of this troop....

Putu Family

        It was almost 3 years ago, i entered this school as a newbie. But when i write this, i'm nothing but as one of the seniors.. I was taken as a member of Al Uswah Senior High School with another 85 students from different worlds. We were not in a class when the "orientation phase" happened. At that time, we thought that this "temporary" class is nothing but last until we graduate. But, 2 weeks after the entrance, we saw at our class doors, papers with list of classes, homeroom teachers and members of them. I saw that i am placed on 10-2 as a mixing class, with another 9 girls of science and 19 girls of social. And my home room teacher was Ustadzah Syifa, teacher of Economic and Sociology.

        From that, i met my family for the first year. We lived in a simple class, with blue wall, located on the corner of west part of this school (so we had some breeze, but some . We were little clumsy when had a time each other (except they who are friendly and they who were in the sam hunior high school). But that feel was gone through days we spent together. Started from the LDKS, we understood each other more, we learned every different character each other. But the tests didn't stop there. Quarrels each other, quarrels with homeroom teacher, red marks on the wall magazine, our sadness, our anger, and et cetera were awful situations. But gracefully, they were stalled with better solutions, better friendship, and happiness. And for addition of our happiness, a new friend was coming at the second term (Rofifah), and later she joined on the science class.

       We closed this school year with happines, after having an outdoor learning at Mojokerto for science and Tuban for social, thrilling LKTI trials, and our second term exam. We prepared for the next school year, with a bit sadness, because in the next school year, our friend, Izzun Nisa would move to another school.

        Well, having holidays for about 40 days was enough to make us fresh and bored enough (with no school's friends). We were hoping to have this school year better than before. With our new homeroom teacher, Ustadzah Ria (teacher of Indonesian), we begun our activities."Imagine a thing is much easier than doing", was a right sentence to describe us. We were dreaming of better life, but the same quarrels were filling our days here, in the 11-2 class. Of course i forgot to tell you, that our members, our class's location is nothing but permanent. And luckily, we had 2 new members Shinta (on first term) and Audy (on second term) and they filled the social class. With them, we increased our action, our joyful, and our excitement. And it was proven in Class meeting, committees of LDKS and Bantara, and our OL akbar. Although we were sad when splitted into two different troupe for OL Akbar, we were still glad when we knew each condition from Instagram's statues

         This is the last year with the Fireworks of this troop. Since we entered the same class and same composition, but in the 12'th grade, i felt more grateful for what was happening 2 years ago. I felt lucky when i know, with whom i spend my time around. with new home teacher, senseita99, we paint our day here. And we always consider that it's our last time to prepare lots of battle, the battles that we must gain victory. We hope that we won't taste nothing but succes. We hope together, in this bond called Putu (i know, the name seems like Indonesian traditional snack, cooked with coconut milk and pandan and brown sugar), we won't have sorrow later. Because from Putu we were gathered, from Putu we started our struggles, and so that's why we hope we graduate from here with bright faces, weightless, and ready to face what's to come in the future..






Saturday, 9 December 2017

My Times with Atmosfer

Long time no see my articles..
After silent for almost a year..
Now i can serve you (o, my readers) my words..
I'll tell you a story no, a history of my times with



ATMOSFER
Yes, i have no doubt when typing this with F, not with PH
Because i'll tell you, this is not the atmosphere we've learned in geography or physics
This is the name of a troop
Where 88 teens are gathered from different ways
 A troop that accompany me for 3 years
Until we graduate together from the same almamatre,
"Al Uswah Surabaya Islamic Integrated Senior High School"

Now let's begin my story..and from there, you'll know what ATMOSFER is..
(the story was written in Indonesian,)


ATMOSFER
18 Juli 2015. Sebuah bangunan bekas institusi berdiri di tepi sungai. Bangunan bertingkat dua, berwarna putih, dan beratap merah menyambut dedaunan hijau nan segar yang siap bersemi ditinggal yang lama. Meski dekorasinya cukup sederhana, bangunan itulah yang menyaksikan sepak terjang kami, generasi ke 5 sekolah ini. Kami, meski masih berpakaian khas institusi kami yang dulu, berkumpul dalam tujuan yang sama, dalam sekolah yang sama, dan kelak menanggung suka duka bersama. Kami , 86 orang pasukan, adalah darah baru sekolah ini, siap mengukir asa dan karya bersama, dan menorehkan tinta bersejarah bagi sekolah ini.
Tahun pertama, setelah mengalami masa MOS seminggu, ditempa oleh guru-guru dan generasi 4 selama 3 hari di LDKS, kami mulai mengenali karakteristik sekolah ini, juga mulai mengenal karakter tiap punggawa angkatan 5. Meski dipecah dalam 3 kelas, 2 putri (Putri 1 dan Putri 2 / Putu) dan 1 putra; dan di lain waktu dibagi dalam 1 kelas IPS (Sstetel), 1 kelas IPA putri (Siasat/MiaOne), dan 1 kelas IPA campur (Xistence), kadang menyebabkan kami sulit untuk bersatu, sulit meneladani ukhuwah para pendahulu. Perselisihan di antara kami hilang-timbul, yang pada akhirnya dipersatukan oleh GLITTER, nama angkatan kami. Di kelas 10 inilah kami mulai beraksi, dibimbing oleh Ustadzah Evi (walas putri 1), Ustadzah Syifa (walas putri 2), dan Ustadz Iqbal (walas Putra). Kami pun mulai memperjuangkan sekolah ini, dengan cara masing-masing, dalam jalannya sendiri-sendiri. Pada semester ke 2 ada Bantara (kemah pramuka 3 hari), suatu ujian untuk adaptasi dan ketrampilan kami, mulai menyadarkan kami akan kekompakan yang sebenarnya. Juga dalam OL peminatan, kekompakan kami mulai terasa, meski. yang satu berkeliling kota dan yang lain berinteraksi dengan pantai.
2016. Ketika kami naik ke tingkat 2, sudah mengenakan badge orange, 2 orang pasukan pergi meninggalkan kami, meski pada akhirnya, 2 orang putri dan 2 orang putra datang memperkuat pasukan ini. Para pembimbing kami pun beralih menjadi Ustadzah Hanim (putri 1), Ustadzah Ria (putri 2), dan Ustadz Aris (putra). Semakin tua kami, semakin banyak ulah yang kami perbuat, banyak kesukaran, perselisihan, kesalahpahaman melanda angkatan ini, meski di sisi lain kami pun menorehkan tinta emas bagi sekolah ini. Nama angkatan ini, GLITTER, tidak pula bertahan lama. Banyak pertimbangan untuk mengganti namanya, dan memakan waktu hampir 1 tahun untuk mematenkan nama yang baru. Hingga akhirnya kami semua, para pasukan generasi 5, bersatu dibawah naungan ATMOSFER (AngkaTan liMa assOSiation Full of EneRgy) , garnisun kami yang baru. Saling mendukung satu sama lain, dalam lomba ataupun kepengurusan, menjalani bakti sosial bersama, dan mempertahankan pencapaian angkatan, telah mewarnai hari-hari kami. OL (outdoor learning) akbar ke 2, kepanitiaan LDKS dan Bantara, turut menguji sekaligus membuktikan kemampuan dan kebersamaan kami.
2017. Sekali lagi, para pendahulu pergi, menyambut perjalanan berikutnya. Kami pun duduk mengisi singgasana yang mereka tinggalkan, mengemban amanah yang besar. Kami juga harus mengulang pertarungan 3 tahun silam, namun medan yang kami lalui semakin berat. Apa yang kami pelajari dalam 3 tahun, hanya diuji dalam 4 masa berurutan. Ditambah 1 masa dengan 2 fase berbeda, juga menguji sekaligus menentukan masa depan kami kelak, siapa dan dimanakah kami akan menuntut ilmu ke depan. Medan yang terakhir ini, terkadang disebut pula sebagai medan hidup-mati, karena medan yang sangat berat ini adalah taruhan bagi seluruh pelajar tingkat tiga SMA. Mentor kami pun bukan mentor biasa, yaitu : Ustadzah Dian (putri 1), Ustadzah Ita (SenseIta, putri 2), dan ustadz Aris (putra).  Bersama, kami memperjuangkan yang terbaik, menuntut ilmu, mewarnai hari demi hari, menghabiskan waktu tersisa dengan sekolah ini. Semoga perjuangan ini membawa keberkahan, dan kebahagiaan untuk semua. Semoga kami dapat diterima di tempat yang kami inginkan, atau yang terbaik menurut Allah, sehingga kami dapat meninggalkan sekolah ini dan menutup lembaran risalah kami dengan kenangan manis untuk dikenang. Dan perjuangannya pun akan tercatat sebagai salah satu kisah epik dalam tahun-tahun sekolah ini.
Teman-temanku, mungkin kita datang dari tempat yang berbeda, namun kini almamater kita semua sama. Mungkin dasar kita memilih sekolah ini berbeda, namun kelak akan tercatat bahwa kita lulus dari sekolah ini bersama. Janganlah engkau menyangkal bahwa perjalanan hidupmu tidak melalui tempat ini, karena kelak itu akan menjadi salah satu kisah sejarah bagimu, dan tempat ini mau tak mau juga membantu dalam pembentukan dirimu. Jangan pula engkau melupakan waktu demi waktu yang kita habiskan bersama, perjalanan mewarnai hari demi hari bersama, suka dan duka kita bersama, karena kelak kau dapat mengambil pelajaran darinya. Mungkin kelak, kau hanya dapat tersenyum atau tertawa atau bahkan menangis apabila memori itu berputar di dalam benakmu. Jangan lupakan apa yang kita alami bersama, juga jangan kau lupakan dengan siapa saja kita mengalaminya. Rawat dan sambunglah ukhuwah yang telah kita rajut tiga tahun ini. Perbanyaklah bersilaturahim dengan kawan-kawan seperjuanganmu. Pesan terakhir, jangan lupakan kisah kita di sekolah ini, karena kisah ini akan berbeda tanpa diri kalian.
Juga untuk para Ibu dan Ayah, serta Ustadz-Ustadzah.. ATMOSFER mohon maaf apabila kami belum dapat memberi yang terbaik untuk kalian, belum pula dapat memberi kebahagiaan bagi kalian. Kami mohon maaf apabila selama 3 tahun ini, banyak keonaran, pemberontakan, perilaku dan ucapan yang sangat menyakitkan hati kalian.. karena sesungguhnya kalian adalah orangtua kami sehingga senakal-nakalnya kami, kami pasti menyayangi kalian, dan berusaha mempersembahkan yang terbaik bagi kalian. Kami mohon do’a restu kepada kalian dalam segala kegiatan kami, agar diberkahi Allah serta membawa kebahagiaan dan manfaat untuk semua orang...

# amemberofATMOSFER


I'm sorry for writing that story only in Indonesian
i hope i can write it on English later..
i'm sorry if i can't write it better
it's just whats on my mind
about Al Uswah's "magnificent" 's troop

Sunday, 11 December 2016

New Product is ready to be LAUNCHED

this product is CREATED dor YOU:
1. who are busy
2. who always have something to be written
3. who go to the extreme place
4. who love to explore













a very practice note, here we give you the PHYSICAL features
100% made from USED things
plastic cover, won't let the water in
30-50 sheets
with tie to keep it around your neck
easy to : use and carry
SO, what are you waiting for???
Just buy it and you'll easily write everywhere
INTEREST?? contact
081230863889
or.. amaniwilder@gmail.com
price : fixed from Rp 5000 - Rp7000 (based from number of sheets)

Thursday, 20 October 2016

Program-Program Unggulan

#Tahfidzul Qur'an



Menjadi bagian dari Shohibul Qur'an adalah impian dari setiap manusia yang mendambakan pertemuan dengan Rabb tercinta. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar menjadi bagian dari mereka. Salah satunya adalah dengan menghafalkan Al-Qur'an. Banyak keutamaan yang kita dapatkan dari menghafalkan Al-qur'an, antara lain;
1. Akan mendapatkan syafaat dari Al-Qur'an saat yaumil akhir
2. Mendapatkan kedudukan yang tinggi di surga sesuai dengan jumlah hafalannya.
3. Termasuk sebaik-baik manusia
4. Allah akan mengangkat derajatnya di dunia
Selain itu, berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa menghafal Al-Qur'an juga bisa meningkatkan daya konsentrasi seseorang sehingga kapasitas dan kemampuan otak untuk menerima informasi juga semakin besar. Inilah salah satu faktor yang mendasari SMA-IT Al Uswah menerapkan program Tahfidzul Qur'an kepada siswa siswinya. Sekolah berharap kecerdasan siswanya semakin teroptimalkan secara maksimal dengan cara berinteraksi dengan Al-Qur'an.
Selamat dan Sukses buat calon Hafidz dan Hafidzah SMA-IT Al Uswah Surabaya!!!


#Halaqoh, Pembinaan Ruhiyah Islamiyah

Pembinaan Keislaman merupakan salah satu program unggulan dari sekian banyak program kesiswaan di SMA-IT Al Uswah Surabaya. Dengan pembinaan yang intensif, harapannya siswa dapat mengenal agamanya jauh lebih dekat karena dengan wawasan keIslaman yang luas dapat menumbuhkan semangat para siswa untuk beribadah dan berbuat lebih baik lagi.

profil sekolah

Nama Sekolah                  : SMA ISLAM TERPADU (SMA-IT) AL USWAH 
Alamat                               : Jl. Medokan Semampir Indah no. 127 ,Medokan Semampir, Sukolilo,
                                              Surabaya, Jawa Timur
Telp.                                   : (031) 5937630
Kode Pos                           :60283
Ijin Pendirian                   : 422/5922/436.6.4/2013
Tanggal Perijinan            : 05 Juli 2013
Ijin Operasional               : 422/7928/436.6.4/2013
Tanggal Perijinan            : 25 September 2013
Nama Yayasan                  : Yayasan Ukhuwah Islamiyah
No Akte Yayasan             : Menkumham No. C-1561.HT.01.02.TH.2006
Nama Ketua Yayasan      : Prof. Dr. Ir. Mukhtasor, M.Eng
Status Sekolah                  : Swasta
Luas Sekolah                    : 2.055 m2
Web site                             : www.aluswahsby.com
Kepala Sekolah                : Mochammad Edris Effendi, S.T
Alamat Kepala Sekolah  : Kejawan Putih Tambak CTS 23 – Mulyorejo Sby
No. HP                                : 082141179686

Assalamualaikum

It's nice to see you all.. 
the only thing that i could say is "welcome and enjoy yourself"
i let you know a bit about me
my name is Amani Salsabil
i'm an Indonesian..
i'm 16th
i study in Al Uswah Integrated Islamic Senior High School
thats all thank you, enjoy my blog
the next posts probably in Indonesian too